Proses operasi pintu kayu solid

Nov 21, 2018 Tinggalkan pesan

(1) Pengintaian

Loteng didasarkan pada produk kayu yang dirancang pada gambar konstruksi. Struktur kayu digambar sesuai dengan skala penuh 1..1, dan sampel dibuat menjadi papan sampel (atau tongkat sampel). Papan sampel terbuat dari kayu pinus, dan bidang dua sisi tebal sekitar 25cm dan lebarnya sama dengan Lebar pintu dan jendela kasau lebar, dan panjangnya sekitar 200 mm lebih besar dari ketinggian pintu. dan jendela. Setelah memeriksa dengan cermat, pengaruhnya adalah dasar untuk bahan dan pemotongan dan pencungkil. Dalam proses penggunaan, perhatikan untuk menjaga garis juru tulis. Jelas, jangan membungkuk atau mematahkannya.


(2) Bahan, bahan pemotong

Bahan-bahannya didasarkan pada pengintaian. Oleh karena itu, untuk menghitung ukuran dan jumlah setiap bagian, buat daftar bahan dan buat bahan sesuai dengan daftar bahan.

Saat membuat bahan, bahan baku harus dipilih. Seharusnya ada kayu busuk, miring, dan hemat, yang harus dihindari sebisa mungkin; kayu yang tidak rapi tidak bisa digunakan. Perhitungan cermat, panjang dan panjang, pertama dengan bahan panjang, diikuti oleh bahan pendek; pertama dengan bahan bingkai, kemudian dengan bahan kipas. Ketika bahan pintu dan jendela memiliki tikungan yang halus, kelengkungan umumnya tidak lebih dari 4 mm, dan penyok tidak boleh digunakan.

Saat merumuskan, perlu untuk menentukan tunjangan pemrosesan secara wajar. Ukuran wol setiap bagian lebih besar dari ukuran bahan bersih. Untuk detail, silakan merujuk ke yang berikut:

Ukuran bagian: 1 ~ 1.5mm untuk planing satu sisi dan 2 ~ 3mm untuk planing dua sisi. Saat pemesinan, lampu planing satu sisi meningkat sebesar 3mm, dan tunjangan pemesinan untuk planing dua sisi untuk meningkatkan batas panjang 5mm ditunjukkan pada Tabel 7.1.4.2.

Tabel kelonggaran pemesinan panjang anggota pintu dan jendela 7.1.4.2

Tunjangan pemesinan nama komponen

Pintunya 7cm sesuai dengan spesifikasi gambar

Pintu dan jendela sesuai dengan peta sesuai dengan panjang gambar 10cm, tidak ada panjang saat berjalan 4cm

Di pintu dan jendela, kepala dan jendela di ambang jendela panjangnya 1 cm sesuai dengan spesifikasi gambar.

Kipas pintu dan jendela 放 4cm sesuai dengan spesifikasi gambar

Kepala kipas pintu dan jendela, pinset kaca memanjang 1 cm sesuai dengan spesifikasi gambar

Jika ada lebih dari lima kepala di daun pintu, seseorang dapat dianggap setengah.

Papan inti pintu diperpanjang sesuai dengan gambar dan jarak di kipas

Saat memperhatikan, perhatikan cacat kayu. Penghematan harus menghindari bagian mata dan cangkul, mencegah pahat atau cangkul tidak patah; posisi simpul juga dilarang hemat.

Potong dan lihat kawat sesuai dengan ukuran wol pada kayu yang dipilih. Mengingat hilangnya kayu gergajian, hilangnya 2-3 mm umumnya dibiarkan. Saat menggergaji, mata gergaji harus lurus dan wajah ujungnya harus rata.


(3) bahan perencanaan

Saat merencanakan, disarankan untuk menggunakan lapisan bening sebagai sisi depan, dan sisi sempit sekop sebagai sisi depan. Untuk kusen pintu dan jendela, sekop dan kepala hanya dapat direncanakan, tidak menghadap ke sisi dinding; pintu dan ikat pinggang Kepala atas dan cangkul juga dapat direncanakan pada tiga sisi, dan sisi rakit harus dipasang sesuai dengan ukuran jahitan.

Setelah perencanaan, kipas dengan tipe dan spesifikasi yang sama harus ditumpuk secara terpisah dan disejajarkan dari atas ke bawah. Setiap sisi depan bertemu dan bagian bawah tumpukan harus diratakan.